Dero.desa.id - Langkah nyata dalam memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus digalakkan oleh aparat kepolisian hingga ke tingkat pelosok dusun. Sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, personel Polsek Bringin menggelar patroli dialogis dengan menyasar sejumlah titik strategis, tempat berkumpulnya warga, serta tempat organisasi kemasyarakatan di wilayah hukum setempat.
Patroli yang berlangsung pada Jumat (18/09) malam tersebut dipimpin langsung oleh Aipda Maryudi bersama jajaran anggota Polsek Bringin. Kali ini, rombongan kepolisian menyambangi masyarakat yang tengah melaksanakan kegiatan latihan rutin Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Kegiatan penggemblengan fisik dan mental tersebut berlokasi di Dusun Sumber Bening 1, Desa Sumber Bening, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi.
Kedatangan jajaran Polsek Bringin di lokasi latihan disambut dengan hangat dan penuh keakraban oleh para pelatih, serta siswa PSHT. Suasana malam yang dingin seketika mencair menjadi hangat saat momen interaksi sosial ini dimanfaatkan petugas untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung. Selain memberikan rasa aman, patroli dialogis ini bertujuan untuk mempererat sinergitas antara instansi kepolisian dengan organisasi kemasyarakatan, khususnya generasi muda yang aktif di bidang olahraga beladiri.
Saat dikonfirmasi oleh tim media website Desa Dero di lokasi kegiatan, Aipda Maryudi menjelaskan bahwa pendekatan humanis melalui patroli dialogis merupakan salah satu strategi utama Polsek Bringin dalam memetakan serta mencegah potensi konflik sejak dini.
Aipda Maryudi bersama anggota Polsek Bringin sedang menjalin komunikasi yang harmonis dengan Supriyanto selaku pelatih
“Tujuan utama kami hadir di tengah-tengah adik-adik malam ini adalah untuk membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda yang tergabung dalam organisasi pencak silat seperti PSHT. Kami ingin memastikan setiap kegiatan masyarakat berjalan aman, lancar, dan tertib,” ujar Aipda Maryudi di sela-sela kegiatan patroli.
Ia menekankan bahwa PSHT memiliki basis massa yang cukup besar, yang didominasi oleh kalangan remaja dan pelajar. Oleh karena itu, keberadaan organisasi ini dinilai memegang peranan kunci dalam menjaga kestabilan serta kedamaian di tengah lingkungan sosial. Melalui wadah positif seperti pencak silat, energi para pemuda dapat tersalurkan ke hal-hal bernilai tambah sehingga potensi kenakalan remaja maupun gesekan antarkelompok dapat diminimalisir.
Lebih jauh, Aipda Maryudi menegaskan kesiapan Polsek Bringin untuk terus mendukung dan membina kegiatan kepemudaan secara berkesinambungan. Pihaknya membuka pintu seluas-luasnya jika organisasi membutuhkan pendampingan, penyuluhan hukum, maupun sosialisasi pencegahan bahaya narkoba demi menuntun generasi muda agar tidak terperosok ke jalan yang salah. Ia berharap seluruh warga PSHT mampu menjadi pelopor kedisiplinan dan mitra strategis kepolisian dalam mengawal keamanan desa.
Di sisi lain, apresiasi tinggi datang dari pihak pelatih PSHT Sub Rayon Sumber Bening 1, Supriyanto. Ia mengaku bangga dan bersyukur atas perhatian serta kepedulian yang ditunjukkan oleh kepolisian terhadap aktivitas binaan mereka.
“Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan jajaran Polsek Bringin malam ini. Kehadiran bapak-bapak polisi membuktikan bahwa Polri bukan sekadar lembaga penegak hukum yang ditakuti, melainkan sahabat dan pengayom masyarakat,” tutur Supriyanto.
Supriyanto memaparkan bahwa materi latihan di PSHT tidak hanya menitikberatkan pada olah fisik dan kekuatan beladiri belaka, tetapi juga menekankan pada pembentukan karakter, etika, dan ajaran budi pekerti luhur. Para siswa dididik untuk selalu menghormati orang tua, guru, serta menjaga kerukunan sesama warga.
Melalui patroli dialogis ini, sinergi antara aparat penegak hukum dan organisasi kepemudaan di Kecamatan Bringin diharapkan semakin kokoh, sehingga mampu menciptakan suasana wilayah Ngawi yang aman, kondusif, dan sarat akan nilai persaudaraan.
Baca Juga Berita Sebelumnya: